Dua hari ini raisa agak batuk, tapi masih bisa main dan tidak begitu terlihat karena raisa ga rewel dan tetap aktif. Tapi sore kemarin raisa mulai panas dan puncaknya pagi tadi raisa demam tinggi dan ga begitu bersemangat jadilah raisa ke dokter ama ayah dan bunda.
Karena masih pagi dan beberapa kali kalau raisa sakit selalu dibawa ke klinik, maka pagi tadi raisa juga ke klinik yang biasa.
Tapi di luar dugaan dokter yang biasa tidak ada, yang ada dokter baru karena biasanya pelayanannya baik bunda dan ayah ga nyangka kalo dokter yang ini berbeda dengan dokter yang biasa.
Begitu masuk ruang pemeriksaaan raisa bunda baringkan untuk diperiksa, tapi diluar dugaan juga ternyata dokter cuma periksa dengan sangat tidak memuaskan sama sekali, cuma tempel diatas baju tanpa periksa mulut, dan suhu.
dokter cuma tanya usia dan berat badan, padahal kalau dokter yang biasa dokternya pasti periksa secara menyeluruh. apa ada radang di tenggorokan ato tidak, ada sariawan ato tidak, apa muntah, diare dll.
Dasar dokter ga jelas, cuma ga sampe lima menit udah. kasih resep.
dan lebih mengejutkan obatnya sangat biasa bisa di beli di apotik dengan harga Rp. 3,500,-, dan petunjuk di kemsan itu untuk anak usia 6-12 thn dan dewasa. Dasar dokter komersil kita dicharge biaya dokter Rp.20,000,- dan obat Rp.25,000,- total Rp.45,000,-, padahal kalo kita beli obatnya ga sampe Rp.10,000,- . Sebenarnya bunda sih ga masalah dengan charge biayanya tapi pelayanannya itu yang ga bernilai samasekali.
Jauh lebih memuaskan layanan bidan di kampung ato puskesmas desa, dimana mereka memiliki dedikasi yang tinggi untuk dapat memberikan pelayanan dan niat tulus untuk pasien.
Kita cuma bisa berdoa kalo raisa cepat sembuh dan berharap tidak menemukan dokter yang seperti itu lagi. bunda percaya dari 10 dokter yang ada di Indonesia masih ada 2 yang baik dan memiliki dedikasi yang tinggi tentang melayani dengan sepenuh hati untuk kesehatan dan keselamatan.
Karena saat ini dunia kesehatan sungguh sudah tidak dipercaya lagi, dokter komersil, pelayanan yang tidak memuaskan, ditambah lagi tidak ada rasa tanggungjawab. Kita berharap bisa mendapatkan layanan yang menyenangkan seperti ketika kita ke bank, Kita mendapatkan layanan yang menyenangkan cs yang ramah dan baik, teller yang sabar apapun kondisi kita.
Semoga dikemudian hari kita mendapatkan layanan yang memuaskan dibidang kesehatan apapun bentuknya. Baik itu rumah sakit, klinik, puskesmas ato cuma dokter ato bidan prakte.
Dan yang lebih penting berusaha agar tidak sakit jaga kesehatan dan bergaya hidup sehat. Biar ga ke dokter.
Masa iya kita mau ke dukun kaya dulu lagi, Lagian emang masih ada dukun-dukun yang dulu.?????
Sehat...sehat....sehat....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar