Lagi tidur nyenyak................
bangun lagi..........
tidur lagi,,,, di gendongan bu Nanik ditemani tante Rita,,,
21 agustus 2010,,, Ultah bu Nanik yang keberapa yach...????? hehehe.....
Potong kue pake gergaji,,, hahaha,,, tapi gak jadi,, pake pisau aja ah,,,
tepat habis berjama'ah sholat maghrib,,,, menjelang tarawih,,,,
nih dia foto2nya,,,,,
Bersama Om Udhin, Umi',, Bu Nanik,,
Bunda ikutan mejeng...
Tiduuuurrr............................
Tapi malamnya minta gendong teruussss,,,, bikin Budhe Um gak bisa tidur,,, gendong Raisa sampe malam,,, ampe ngantuk ngantukk..... hehehe....
Habis terawih, raisa bangun,,, habis itu,,, wes,, ,gak mau tidur lagi,,, sampe jam 1 malam... itupun setelah "digendong kemana-mana"... hehe.... ternyata kalo diajak ke ruangan yang agak gelap, Raisa lebih cepat tidur,,, ketemu deh metode baru,,, Memang sih,,, siangnya Raisa dah banyak tidur.... tapi Bundanya agak khawatir,, karena Raisa pupnya lebih sering dari biasanya... hmmm... baca2 di internet,, kalo lebih dari 5 kali harus diwaspadai,, takutnya diare,,, oke,, biar siang ini diantar periksa,, wah ini tugas be' ida,,, soalnya pagi2 ayah kan udah harus balik ke Surabaya...
Moga baik baik saja ya Raisa....
Moga baik baik saja ya Raisa....
Raisa lahir tanggal hari senin, 26 Juli 2010,, pukul 02.20 wib. di RS Al-Aziz Jombang,, Jawa Timur, secara cesar.
Minggu, 25 Juli 2010, pukul 3 dini hari Bunda mulai merasakan sakit di perutnya. Akhirnya pada pukul 6 pagi Bunda diantar ke bidan yang merawat kandungan selama ini. Banyak yang ikut mengantar, ada Budhe Nur, Budhe Um, Budhe Bib, Bik Ida,,, nenek juga sempat datang sebentar.
Proses kelahiran Raisa ternyata tidak mudah,, bukaan 1, 2, 3 dan seterusnya berjalan cukup lambat,, hingga akhirnya pukul 6 sore ketuban dipecah. tapi Raisa tidak mau nongol juga,, bidan masih sangat yakin kelahiran bisa berjalan normal,, segala upaya yang dia bisa dia lakukan,, tapi sepertinya Raisa belum mau menampakkan mukanya ke dunia. Padahal semua sudah menunggu, ada mas Faiz, mbak Fidyah, Bu Nanik, Budhe Um, Budhe Nur, Budhe Bib, Mbak Nelly, Om Shodiq, Mbak Ulul, Om Udhin, Cak Lukman,,,, tak ketinggalan Budhe Asih juga hadir,, datang jauh-jauh dari jogja, menempuh perjalanan 6 jam,, ditemani sopirnya. Semua nunggu di sana,,, cuma Nenek sama mbak Ulit yang di rumah,, jaga rumah...
Karena kondisi bunda yang semakin lemas, sudah tidak mungkin lagi bisa lahir secara normal, akhirnya diputuskan dibawa ke rumah sakit rujukan, guna dilakukan operasi cesar.
Bunda ditemani ayah, budhe Asih, Budhe Um dan Budhe Nur dalam satu mobil berangkat ke rumah sakit,,, sementara Bulik Nanik, Mbak Fidya, mas Fendi di mobil yang lain. Hampir semua ikut ngantar,,
Sampai di rumah sakit pukul 01.30, nunggu sebentar, tepat pukul 02.00 bunda dibawa ke ruang operasi.
Alhamdulillah, tepat pukul 02.20 Raisa lahir,,, dalam keadaan baik,, bunda juga dalam keadaan baik,, semuanya berjalan lancar.
Berikutnya giliran merawat Raisa selama tiga hari di rumah sakit,, Budhe Dho datang senin siang,, dan nemani Raisa sampai Raisa pulang dari rumah sakit,,, hemm,,, Budhe Dlo ninggalin mas Rudi sendirian di rumah,, hehe... Budhe Asih harus kembali ke Jogja senin sorenya. Sementara Budhe Um, Budhe Nur, mbak Fidya, Bulik Nanik bergantian menemani ayah menunggu selama Raisa dan Bunda di rumah sakit.
Budhe Bib, Mbak Nelly, Mbak Sifa, Om Shodiq, Pakdhe Rokhi, Om Udhin, Nenek, mbak Lia, mas Faruq, dik Farah, semuanya juga menyempatkan waktu ngunjungi Raisa dan Bunda di rumah sakit.
Akhirnya pada hari Rabu, 29 Juli, Bunda dan Raisa sudah bisa keluar dari rumah sakit, pulang ke rumah nenek di Pagerwojo.
Minggu, 25 Juli 2010, pukul 3 dini hari Bunda mulai merasakan sakit di perutnya. Akhirnya pada pukul 6 pagi Bunda diantar ke bidan yang merawat kandungan selama ini. Banyak yang ikut mengantar, ada Budhe Nur, Budhe Um, Budhe Bib, Bik Ida,,, nenek juga sempat datang sebentar.
Proses kelahiran Raisa ternyata tidak mudah,, bukaan 1, 2, 3 dan seterusnya berjalan cukup lambat,, hingga akhirnya pukul 6 sore ketuban dipecah. tapi Raisa tidak mau nongol juga,, bidan masih sangat yakin kelahiran bisa berjalan normal,, segala upaya yang dia bisa dia lakukan,, tapi sepertinya Raisa belum mau menampakkan mukanya ke dunia. Padahal semua sudah menunggu, ada mas Faiz, mbak Fidyah, Bu Nanik, Budhe Um, Budhe Nur, Budhe Bib, Mbak Nelly, Om Shodiq, Mbak Ulul, Om Udhin, Cak Lukman,,,, tak ketinggalan Budhe Asih juga hadir,, datang jauh-jauh dari jogja, menempuh perjalanan 6 jam,, ditemani sopirnya. Semua nunggu di sana,,, cuma Nenek sama mbak Ulit yang di rumah,, jaga rumah...
Karena kondisi bunda yang semakin lemas, sudah tidak mungkin lagi bisa lahir secara normal, akhirnya diputuskan dibawa ke rumah sakit rujukan, guna dilakukan operasi cesar.
Bunda ditemani ayah, budhe Asih, Budhe Um dan Budhe Nur dalam satu mobil berangkat ke rumah sakit,,, sementara Bulik Nanik, Mbak Fidya, mas Fendi di mobil yang lain. Hampir semua ikut ngantar,,
Sampai di rumah sakit pukul 01.30, nunggu sebentar, tepat pukul 02.00 bunda dibawa ke ruang operasi.
Alhamdulillah, tepat pukul 02.20 Raisa lahir,,, dalam keadaan baik,, bunda juga dalam keadaan baik,, semuanya berjalan lancar.
Berikutnya giliran merawat Raisa selama tiga hari di rumah sakit,, Budhe Dho datang senin siang,, dan nemani Raisa sampai Raisa pulang dari rumah sakit,,, hemm,,, Budhe Dlo ninggalin mas Rudi sendirian di rumah,, hehe... Budhe Asih harus kembali ke Jogja senin sorenya. Sementara Budhe Um, Budhe Nur, mbak Fidya, Bulik Nanik bergantian menemani ayah menunggu selama Raisa dan Bunda di rumah sakit.
Budhe Bib, Mbak Nelly, Mbak Sifa, Om Shodiq, Pakdhe Rokhi, Om Udhin, Nenek, mbak Lia, mas Faruq, dik Farah, semuanya juga menyempatkan waktu ngunjungi Raisa dan Bunda di rumah sakit.
Akhirnya pada hari Rabu, 29 Juli, Bunda dan Raisa sudah bisa keluar dari rumah sakit, pulang ke rumah nenek di Pagerwojo.
foto-foto di atas diambil dari kamera handphone Budhe Asih.
Langganan:
Komentar (Atom)


















- Twitternya Ayah!
- "FB-ku!
- RSS
Contact